Akai Professional meluncurkan MPK Mini Plus II, keyboard MIDI 37 tuts yang membawa pembaruan desain, kontrol, dan fitur produksi musik. Kontroler ringkas ini ditujukan bagi beatmaker, penulis lagu, dan musisi yang ingin mengembangkan ide langsung dari perangkat, tanpa selalu bergantung pada pengaturan melalui komputer.
Generasi terbaru tersebut mengadopsi tampilan yang lebih selaras dengan seri MPK Mini IV. Di bagian depan, panel kontrol diperbarui dengan roda pitch dan modulasi serta tombol untuk mengatur oktaf dan transposisi nada. Akai juga menyematkan layar berwarna agar pengguna dapat memantau pengaturan saat bekerja.
Di sisi permainan, MPK Mini Plus II memiliki 37 tuts mini yang telah ditingkatkan dan delapan pad MPC RGB. Pad yang sensitif terhadap kecepatan dan tekanan sentuhan itu dapat digunakan untuk memainkan ketukan drum, memicu sampel, maupun mengendalikan elemen musik lain dalam produksi.
Fitur kreatif untuk mengolah komposisi
Pembaruan utama MPK Mini Plus II terletak pada penambahan fitur yang dirancang untuk membantu pengguna mencoba variasi musikal secara langsung. Akai menyertakan Glitch, Mutate, Strum, Freeze, Chords, dan Follow. Perangkat ini juga mendapat Arpeggiator dengan kemampuan yang diperluas, serta mode Chord Creator dan Note Repeat.
Rangkaian fitur tersebut memberi pengguna lebih banyak pilihan untuk mengolah pola nada, mengubah karakter permainan, dan mengeksplorasi komposisi melalui kontrol fisik pada keyboard. Pendekatan ini dapat membantu proses pencarian ide berlangsung lebih spontan, terutama ketika pengguna ingin mencoba kemungkinan baru tanpa terus berpindah ke pengaturan perangkat lunak.
Akai Professional menyebut kombinasi kontrol dan fitur kreatif itu ditujukan untuk membantu beatmaker, penulis lagu, dan musisi membawa gagasan awal ke arah yang tak terduga. Seri MPK Mini, menurut Andy Mac, Manajer Eksekutif Konten, Hubungan Artis, dan Pengembangan Bisnis Akai Professional, telah membantu banyak kreator memulai produksi musik melalui kontrol fisik. Versi terbaru ini ditujukan bagi pengguna yang ingin memperluas kemampuan produksinya dengan fitur dan integrasi yang lebih lengkap.
Terhubung ke MPC, DAW, dan instrumen eksternal
MPK Mini Plus II dapat digunakan secara mandiri maupun bersama MPC Desktop, sehingga pengguna bisa menerapkan alur kerja MPC melalui kontroler keyboard berukuran ringkas. Perangkat ini juga mendukung integrasi dengan MPC 3 serta sejumlah aplikasi produksi musik digital, termasuk Ableton Live, Logic Pro, Cubase, dan FL Studio.
Pengguna ekosistem Komplete Kontrol dari Native Instruments juga mendapat dukungan NKS. Untuk menghubungkan perangkat lain, keyboard ini menyediakan konektivitas MIDI dan keluaran MIDI lima pin berukuran penuh. Tersedia pula tiga keluaran CV/Gate untuk synthesizer eksternal dan sistem modular, serta masukan pedal sustain berukuran seperempat inci.
Port USB-C digunakan sebagai sumber daya. Ragam koneksi tersebut membuat perangkat ini dapat masuk ke beberapa jenis pengaturan produksi, dari penggunaan bersama perangkat lunak komputer hingga menghubungkan instrumen eksternal. Akai tidak hanya menempatkan MPK Mini Plus II sebagai keyboard untuk memasukkan nada, tetapi juga sebagai pusat kendali dalam alur kerja yang lebih luas.
Bundel suara dan harga MPK Mini Plus II
Setiap unit dibekali Studio Instrument Collection dari Akai. Koleksi tersebut memuat lebih dari 1.000 suara dari AIR Music Technology, Moog Music, dan Akai Professional, sehingga pengguna memperoleh pilihan instrumen virtual untuk digunakan dalam produksi.
Akai Professional MPK Mini Plus II kini tersedia dengan harga US$169,99, atau sekitar Rp3,07 juta. Informasi lebih lanjut mengenai spesifikasi dan ketersediaan produk dapat diperoleh melalui situs resmi Akai Professional.
Dengan pembaruan pada fitur, konektivitas, dan kontrol fisik, MPK Mini Plus II menawarkan pilihan bagi kreator yang ingin merangkai ide musik secara lebih langsung. Kemampuannya terhubung ke perangkat lunak dan instrumen eksternal juga membuatnya relevan bagi pengguna dengan kebutuhan produksi yang beragam.
