Honor Magic 9 Pro Max Andalkan Kamera ARRI

Teknologi

Honor Magic 9 Pro Max menempatkan perekaman video sebagai daya tarik utama. Ponsel flagship ini membawa dukungan teknologi ARRI untuk produksi sinematik, dua kamera 200 megapiksel, serta baterai berkapasitas 8.800 mAh. Kombinasi tersebut membuat perangkat ini menyasar pengguna yang kerap membuat konten, bukan hanya mereka yang mencari ponsel dengan spesifikasi tinggi.

MerahPutih melaporkan seri Magic 9 diperkenalkan di China pada 28 September 2026. Honor belum memastikan jadwal peluncuran di Indonesia. Debut global diperkirakan berlangsung pada awal 2027, tetapi waktu tersebut masih berupa perkiraan, bukan pengumuman resmi perusahaan.

Kolaborasi ARRI diarahkan untuk produksi video

Bagian paling menonjol dari Magic 9 Pro Max adalah fitur videonya. Menurut Telset.id, perangkat ini mendukung format ARRI LogC3, sejumlah preset ARRI Look, serta codec APV 10-bit 4:2:2. Pengguna juga dapat mengakses pustaka LUT dari ARRI maupun pihak ketiga untuk mengolah tampilan warna rekaman.

MerahPutih menyebut ponsel tersebut menyediakan mode ARRI Cinema untuk merekam video 4K pada 60 frame per detik. Dukungan ini memberi pilihan bagi pengguna yang ingin menghasilkan rekaman dengan kontrol tampilan lebih luas. Namun, fitur ARRI tidak berlaku penuh pada semua kamera belakang. Telset.id mencatat kamera ultrawide tidak memperoleh seluruh kemampuan ARRI Cinema Mode.

Honor turut menyertakan mikrofon directional yang disebut dirancang untuk kebutuhan sinema. Ada pula dukungan aksesori seperti teleconverter Honor G200 dan G500, serta kit video khusus dari SmallRig. Perangkat tambahan itu memperluas pilihan pengambilan gambar, meski manfaatnya paling terasa bagi pengguna yang memang rutin membuat video.

Desain modul kameranya juga berubah. Telset.id menggambarkan susunan baru tersebut sebagai rancangan tiga lensa berbentuk turret, dengan tekstur beralur di sekitar kamera utama. Menurut laporan itu, inspirasinya merujuk pada desain Arriflex 35 yang diperkenalkan pada 1937. Honor menyatakan bentuk modul yang lebih lebar membantu menyediakan ruang bagi baterai berkapasitas besar.

Dua kamera 200 MP dan pemrosesan khusus

Kamera utama Magic 9 Pro Max memiliki resolusi 200 megapiksel dengan sensor berukuran 1/1,28 inci. Kamera telefoto juga beresolusi 200 megapiksel, menggunakan sensor 1/1,4 inci dan menawarkan pembesaran optik 3,5 kali. Kamera ketiga berupa ultrawide 50 megapiksel.

Susunan tersebut memberi perangkat pilihan untuk memotret dari jarak berbeda, sementara kamera telefoto beresolusi tinggi dapat mendukung pengambilan gambar jarak jauh. MerahPutih juga melaporkan adanya chip pencitraan Honor H1 untuk membantu pemrosesan visual. Kamera depan menggunakan format persegi dan, menurut Telset.id, dapat menangkap gambar dalam orientasi potret maupun lanskap.

Layar LTPO OLED berukuran 6,8 inci menjadi bidang untuk meninjau hasil rekaman. Ukuran itu juga berguna ketika pengguna mengatur komposisi atau memeriksa klip langsung dari ponsel. Meski begitu, detail layar tersebut tidak mengubah fokus utama perangkat: kamera dan proses produksi video.

Baterai 8.800 mAh, pengisian hingga 100 watt

Kapasitas baterainya mencapai 8.800 mAh. Telset.id menyebut baterai memakai kandungan silikon hingga 40 persen, sedangkan Sumeks melaporkan anoda silikon-karbon dengan kepadatan energi 1.000 Wh/L. Teknologi tersebut dikaitkan dengan upaya memasukkan kapasitas besar ke dalam bodi ponsel.

Pengisian daya menggunakan kabel mendukung daya hingga 100 watt. Pengisian nirkabelnya mencapai 80 watt, menurut MerahPutih dan Sumeks. Angka kapasitas baterai yang besar dapat menarik perhatian pengguna yang menghabiskan banyak waktu merekam atau mengedit konten, tetapi daya tahan aktual tetap bergantung pada pola penggunaan.

Di bagian performa, perangkat ini memakai Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6. Informasi yang dihimpun Sumeks menyebut RAM tersedia hingga 16 GB dan penyimpanan internal mencapai 1 TB. MerahPutih juga melaporkan pilihan RAM 12 GB atau 16 GB serta kapasitas penyimpanan 256 GB, 512 GB, dan 1 TB. Spesifikasi tersebut menempatkannya di kelas flagship, dengan ruang penyimpanan yang dapat menampung berkas video berukuran besar.

Jadwal Indonesia belum diumumkan

Honor menyatakan pemilihan chipset berkelas tinggi dimaksudkan untuk menjaga pengalaman flagship tetap menyeluruh. Telset.id mencatat ponsel ini tidak mendukung perekaman 8K 60 fps atau 4K 240 fps, meskipun kemampuan tersebut dikaitkan dengan chipsetnya. Dengan demikian, kekuatan yang ditonjolkan lebih bertumpu pada fitur ARRI, susunan kamera, serta dukungan aksesori.

Sumeks melaporkan Magic 9 Pro Max menjalankan MagicOS 11 berbasis Android 17 dan membawa fitur AI, termasuk YOYO Memory, YOYO Tasks, AI Call Assistant, serta pencarian dengan bahasa alami. Adapun untuk pasar Indonesia, belum ada tanggal peluncuran resmi dari Honor. Jadwal global yang diperkirakan pada awal 2027 masih perlu menunggu konfirmasi perusahaan.