Banding Arsenal Ditolak, Max Dowman Kena Skorsing

Olahraga

Max Dowman harus menjalani larangan bermain selama tiga pertandingan setelah Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menolak banding Arsenal atas kartu merahnya. Keputusan itu membuat pemain berusia 16 tahun tersebut absen dari sejumlah laga domestik, menyusul malam buruk The Gunners di Piala Liga melawan Fleetwood Town.

Komite regulasi independen menolak dua keberatan yang diajukan klub, yakni terhadap keputusan pengusiran Dowman dan lamanya sanksi. Goal.com melaporkan keputusan FA diumumkan pada Kamis. Rincian pertimbangan komite, menurut asosiasi, akan diterbitkan kemudian.

Kartu merah pada menit ke-85

Insiden terjadi pada Selasa, saat Arsenal menghadapi Fleetwood, klub dari Divisi Empat, di Piala Liga. Dowman diusir wasit pada menit ke-85 setelah menendang Harrison Neal. Peristiwa itu berlangsung setelah Neal melakukan tekel keras terhadapnya.

Arsenal kemudian gagal melanjutkan langkah di turnamen tersebut. Kedua tim menyelesaikan waktu pertandingan dengan skor 1-1, lalu Fleetwood menang 5-3 dalam adu penalti. Hasil itu menutup pertandingan yang menjadi awal dari rangkaian kabar buruk bagi klub London tersebut.

Dowman masih berusia 16 tahun. Karena itu, keputusan disipliner terhadapnya menjadi perhatian tersendiri, meski FA memproses keberatan Arsenal melalui komite independen. Klub berupaya membatalkan kartu merah sekaligus menilai hukuman yang dijatuhkan terlalu berat. Kedua permintaan itu tidak dikabulkan.

Tiga laga domestik menanti tanpa Dowman

Akibat penolakan banding, Dowman akan menjalani skorsing tiga pertandingan. Goal.com menyebut ia akan melewatkan laga liga Arsenal melawan Liverpool, Hull City, dan Newcastle United. Absennya pemain muda itu menambah konsekuensi dari kartu merah yang diterima dalam pertandingan melawan Fleetwood.

Jadwal tersebut memberi gambaran langsung mengenai dampak keputusan FA bagi Arsenal. Dowman tidak dapat dipilih untuk tiga pertandingan domestik yang disebutkan dalam laporan, sementara klub harus melanjutkan agenda kompetisinya tanpa dia. Belum ada rincian alasan lengkap komite yang dapat menjelaskan dasar penolakan terhadap masing-masing bagian banding.

Laporan itu juga menyebut pertandingan kandang melawan Manchester City pada 29 November sebagai laga domestik penting berikutnya dalam rangkaian jadwal Arsenal. Namun, informasi yang tersedia tidak merinci secara terpisah kapan masa larangan Dowman berakhir. Karena itu, absensinya dari tiga laga yang disebutkan merupakan dampak paling jelas dari sanksi tersebut.

Skorsing tidak berlaku di Liga Champions

Hukuman itu berlaku untuk kompetisi domestik, bukan turnamen Eropa. Dengan demikian, Dowman tetap dapat tampil saat Arsenal menghadapi Slavia Praha di Liga Champions pada 4 November. Perbedaan cakupan kompetisi ini membuat sang pemain tidak sepenuhnya kehilangan kesempatan bermain selama masa skorsingnya.

Bagi Arsenal, konsekuensinya kini terbagi di dua jalur. Di kompetisi domestik, klub harus menerima absennya Dowman sesuai keputusan FA. Di Eropa, ia masih tersedia untuk pertandingan melawan Slavia Praha. Jadwal yang disebutkan itu menjadi perkembangan berikutnya yang dapat memastikan bagaimana Arsenal menggunakan pemain muda tersebut.

FA belum memublikasikan penjelasan terperinci terkait putusan komite independen. Arsenal pun harus menjalani sanksi yang telah ditetapkan, sementara Dowman tetap memenuhi syarat untuk tampil di Liga Champions selama larangan bermainnya terbatas pada pertandingan domestik.